Kamis, 08 November 2018

Andika Ajeng N 🌱Level3 day7

Edit Posted by with No comments

Assalamualaikum
Jumpa lagi dengan kegiatan family project dzaki, kerang kerang yang kemarin di warnai oleh dzaki sudah kering. Namun masih kurang banyak nih hasilnya karena kakak Dzaki sempat tertidur saat mewarnai kerang nya. Jadilah hari ini batal meronce karena akan menuntaskan pewarnaan kerang.
naaah, kemarin pakai ide nya dzaki yg di kuas kuas pakai cat air kan yaa.
Sekarang mau coba pakai ide mamah, pakai pewarna makanan (kerangnya di celup kan) alasannya biar cepat dan langsung dapat banyak kerang yg diwarnai nya πŸ˜‚ hihihiiii
berikut ini keseruaan kami sore ini :
πŸ‘‡


Disini aku belajar
Rupanya main air berwarna jd hal sederhana yang bisa bikin mereka bahagia mengerjakannya.
saat kita berikan kepercayaan, kesenangan dan kepuasan padanya maka dia akan belajar banyak hal dari yang kita berikan

note : jangan takut kotor, jangan takut basah

Setelah mewarnai kakak dan adek membersihkan lantai sambil bermain air ending nya mandi sore. horeee πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ
Semoga besok kerang-kerang nya sudah pada kering, dan kita bisa mulai meronce
GOAL nya jadi tirai dari kerang


Rabu, 07 November 2018

Andik Ajeng N 🌱 Level3 day6

Edit Posted by with No comments


Assalamualaikum
Lanjut kegiatan yang kemarin...
kemarin kakak Dzaki sudah mencuci bersih cangkang kerang nya, dan sudah di jemur pula.
Sekarang kita lubangi yuuk
Naah disini mamah berperan membantu kaka dzaki melubangi kerang menggunakan paku yang di palu kan ke kerang.
Setelah cangkang kerang sudah berlubang, rencannya kakak dzaki mau mewarnai.

(disarankan para orangtua menurunkan ekspektasi, agar anak bebas ber ekspresi saat mereka berkreasi)

ini beberapa jepretan saat kaka dzaki mewarnai kerang-kerang πŸ‘‡




(kayaknya butuh dua hari nih klo mewarnai nya begini πŸ˜…πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ sabar yaa)

Setelah di warnai kita tunggu sampai para kerang kering yap ✌πŸ˜‰
lanjut next day kita meronce

Wassalamualaikum 😊

Selasa, 06 November 2018

Andika Ajeng N 🌱 level3 day5

Edit Posted by with No comments

Assalamualaikum...
melanjutkan family project ke dua yang bertemakan ke rajinan tangan dari kulit kerang ala Dzaki πŸ˜…

Proses 1 : Mencuci kerang

mari kita kerjakan πŸ‘‡ nih aktifitas dzaki sepulang sekolah



Dzaki semangat banget mau nyuci si kerang2 nya biar gak bau katanya sekaligus main bisa main sabun dan air πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ biasa yaa anak anak hal yang sebetul nya simpel aja dia udah fun banget.

Besok kita lanjutkan proses membuat kerajinan nya yaa
sampai jumpaaaa

salam wangi dari kerang2 yang sedang di cuci bersih oleh dzaki 🐚


Senin, 05 November 2018

Andika Ajeng N 🌱 Level3 day4

Edit Posted by with No comments

Assalamualaikum
Senin semangat...
Awali hari dengan basmalah
Bismilahirohamanirohim
Kemarin kami sudah menjalankan fampro pertama bertemakan "menanam benih dari kompos" dan sekarang komposnya diwajibkan menunggu kurang lebih 3hari. Oleh sebab itu mulai hari ini hingga tiga-empat hari kedepan kami isi dengan fampro ke dua dengan mengusung tema "kerajinan tangan dari kerang".
yang melatarbelakangi nya adalah karena dua minggu yang lalu kami ke pasar ikan dan membeli 2kg kerang simping yang mana setelah di masak kulitnya jadi sampah. Nah pas mau di buang kog sayang yaa karena bentuknya yang unik.
Sebelum tercetus ide ini, dzaki sudah membuat hasil kreasinya dengan metode menempel,  seperti ini πŸ‘‡


Namun ternyata masih banyak nih sampah kerang nya. hmmm buat apa yaa kira2
dzaki sudah setuju bila kerang-kerang ini di buat kerajinan tangan, sepenggal percakapan kami pagi tadi :

Mama : Dza, masih banyak nih kerang nya
mau di buang  atau bikin hiasan lagi dza?
Dzaki : Jangan di buang mah
mama : mau di buat apa hayoo?
Dzaki : Buat kayak bu.guru mah
mama : Bu. guru buat apa dza?
Dzaki : Buat yang pakai tali tali mah
Mama : mamah gak ngerti yang pakai tali tali dza,  coba nanti siang mamah tanya bu. guru dzaki dulu ya.

Emang dasar emak emak yaa yang tadi pagi di ucap si anak terngiang ngiang terus kerang nya di tali tali πŸ€” hmmm
belum sempat aku tanya ke bu. guru lalu terlintas di pikiran oleh ku, apa meronce yaa yg dia maksud kan pakai tali tali

Dengan sigap langsung ambil hape googling tentang kreasi kerang eeh iya bener trnyata pakai tali bisa dibikin tirai 😍😍😍
aaah ni anak boleh juga ide nya

Jemput sekolah langsung mampir ke toko buku,  karena dzaki bilang pengen punya kerang yang warna warni. ini lah hasil perburuan kami hari ini πŸ‘‡


Boleh juga ni ide nya dzaki, kita cermati apa dampak positif nya :

intelektual :
-tumbuhnya kreatifitas
-mengasah kemampuan kognitif anak
-melatih daya imajinasi anak
-mengenal warna warni

emosional :
-melatih anak dalam berkonsentrasi
-memberikan kepuasan dalam berkarya

spiritual :
-cinta kebersihan lingkungan
-cinta ciptaan Allah
dan
-tumbuhnya rasa syukur atas nikmat yg Allah berikan

"Membuat tirai warna warni dari sisa kulit kerang simping"

Pic : Dzaki
Penasehat : mamah
Pelaksana : Dzaki dan adek
 (melubangi kerang nya di bantu mama)
Pendanaan : Papah

Rencananya
di hari pertama :
pengumpulan bahan dan alat
di hari ke 2 :
Pencucian dan penjemuran kerang
di hari ke 3 :
Pewarnaan kerang
di hari ke 4 :
Meronce

naah, hari ini sudah dilaksanakan pengumpulan bahan yg akan kita gunakan, besok kita buat ketrampilan dari kerang nya


Minggu, 04 November 2018

Andika Ajeng 🌱 level3 day3

Edit Posted by with No comments

Assalamualaikum
Lanjut yang kemarin yaa, kemarin kita sudah mengumpulkan perlengkapan dan bahan nya. coba saya list lagi disini biar enak baca nya.

Membuat kompos anaerob (tanpa udara) di rumah

Perlengkapan :

Ember bertutup
skop
plastik kresek

Bahan :
Tanah / sekam
Air beras
sampah daun (yg udah di pilah pilih)
tai kambing

Hari minggu pagi kita buat kompos dalam ember yuuk, ini langkah langkahnya πŸ‘‡:
(di catat yaa bisa di praktekan langsung)

1. Siap kan ember bertutup
kenapa bertutup? karena kita mau bikin kompos anaerob jadi perlu tutup biar proses fermentasi nya berjalan


2. Masukan tanah/ sekam



3. Masukan tai kambing



4. Masukan sampah daun kering atau sayur2 sisa dapur
klo basah di hilangkan airnya dulu yaa



5. Timbun dengan tai kambing dan campuran tanah



6. siram dengan EM-4 / air beras
aku pakai sedikit air cucian beras yg pertama yg ada endapan putih2 nya karena klo order EM-4 di Online shop gak keburu πŸ˜‚ hihihiii


7. Sarungi dengan plastik


8. Tutup ember nya


9. Diamkan 3x 24 jam
sampai berbau tape, tandanya sudah jadi kompos

10. Siap panen kompos

https://andikaajeng.blogspot.com/2018/11/andika-ajeng-n-level3-day10.html?m=1


Sabtu, 03 November 2018

Andika Ajeng 🌱 level3 day2

Edit Posted by with No comments

Assalamulaikum
Alhamdulillah kemarin sore cerah ceria, membuat kami semangat untuk menjalankan project.
Jam 4 sore dzaki sudah bersiap dengan peralatanya.
hal yang membahagiakan bagi dzaki bila ku ajak jalan jalan ke sawah yg kebetulan saat ini tidak produktif (tidak di tanami).
beberapa ini cuplikan foto ekspresi dzaki saat mencari tai kambing di sawah belakang rumah kami.  πŸ‘‡



Mencari lokasi yang sore itu di datangi gerombolan kambing milik pak peternak.


Menemukan lokasi nya, tapi gerombolan kambing pada kabur. πŸ‘πŸπŸ‘πŸ‘πŸ
padahal dzaki pengen pegang si kambing
hahahaa πŸ˜‚


Ngutak utik tanah akhirnya menemukan sebutir tai kambing (yg sabar ya dzaπŸ˜…)
memang gak langsung dapat banyak kerena si kambing klo eek berceceran kemana mana jadi harus sabar ini ngumpulin per biji nya πŸ˜‚ hahahaaa (masuk aspek emosional).

Dan
Saat dirasa cukup perolehan tai kambingnya, dzaki pulang dengan wajah ceria dan semangat masukin ke ember kompos

Semangaaaaaat
 πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Sabtu siang
kami terbiasa memilih menu makan siang sendiri, alasan nya klasik klo di pilihin menu A oleh ku, eeeh anaknya gak mau makan malah milih menu B. Makadari itu sekarang bebas tinggal pilih di kulkas.
Siang ini dzaki memilih menu ayam goreng tepung dan sayur bayam
sempat ada percakapan yang lucu πŸ˜† di depan kulkas

Dzaki : mah, dzaki mau bikin sayur ini (pegang bayam)
Mama : ooh iya boleh dza, nanti batangnya dikumpulin masukin ke ember kompos
Mama : itu namanya sayur apa coba dza? (nge tes ingatan dzaki) 
Dzaki : Sayur daun hijau mah (ekspresi polos) 
Mama :  (senyum2 tahan ketawa) ini sayur bayem dza
Dzaki : Oooh bayem, sini mah dzaki bantu guntingin
Mama : ini guntingnya, hati2 ya
Dzaki : iya mah

pilah pilih sampah πŸ‘‡




Rencana nya besok kita aduk2 di ember kompos,  karena sore ini dzaki latihan renang.  



Jumat, 02 November 2018

Andika Ajeng 🌱 level 3 day 1

Edit Posted by with No comments

Assalamualaikum…
hore hore next game…
ini hari pertama game level 3 aku, ternyata diberi tantangan bikin family project...lihat langkah2 di awal pengerjaan project ini disarankan mengadakan family forum. Aku pengeeeen banget bikin famliy forum namun karena papa dzaki sedang di yogyakarta untuk kepentingan pekerjaan 😐 hmmm...
jadi aku putar2 ide sendiri deh, masih mencoba mengkonsep dan mensosialisasikan ke dzaki (usia 5thn lebih 4bln) semoga dzaki mampu ya dzaa bismilah
cerita dikit
Duluu…
saat tinggal di purwakarta sempat bikin komposter per masing2 gang di perumahan pesona ciseureuh purwakarta (mangga,yg dekat bisa di cek) sampah daun kering dan sampah sayur2an dari dapur kami pilah masukan ke tong komposter. Sedangkan sampah plastik dan kardus dikumpulkan ke bu. erte, Alhamdulillah dapet bu. erte yg kece dan komunikatif banget,makanya bisa bersama2 warga bahumembahu mengelola bank sampah 😍 yang mana tabungan sampahnya ini masuk ke buku tabungan loooh dalam bentuk nominal. Dulu aku memilih tidak memakai nominalnya dari tabungan sampah ku, karena ingin manfaatnya bermanfaat jadi hasil tabungannya aku masukkan ke tambahan gaji satpam komplek perum pesona ciseureuh residen. Terbiasa dengan pilah pilih sampah kemudian pindah…...
Pindah di indramayu, aku kehilangan moment cinta lingkungan itu 😣
disini kesadaran pilah pilih sampahnya kurang dan bahkan seminggu sekali aku obok2 selokan buat ambilin sampah plastik 😒 (dulu di purwakarta got selalu bersih dari sampah plastik). Rasanya aku ingin memperlihatkan gambar tong komposter yg kami buat dulu namun di cari2 memori hp belum ketemu nih
(gambar menyusul)

Hati ku resah dan gelisah melihat minimnya kesadaran warga disini akan kebersihan lingkungan.

Gambar ini melatarbelakangi keinginan ku memulai bergerak,mencoba melobi bu. erte setempat (namun blm dpt respon) nampaknya perlu contoh nyata pilah pilih sampah yang ku mulai dari rumah
jadilah aku ambil tema pertama ini
“Tanam benih dari kompos buatan dzaki”
Awalnya,
Aku coba cerita pada dzaki tentang bahayanya sampah bila terus menerus menumpuk di selokan
dan siang tadi mulai ngumpulin sampah kulit mangga (hasilnya dzaki selesai makan mangga).
Dzaki : sini mah dzaki yg buang
mama: eeh jangan di buang dulu mamah mau buat kompos
Dzaki : apa itu kompos?
Mama: kompos itu sampah daun yang terurai jadi pupuk untuk menyuburkan tanaman biar tanamanya bisa berbuah dan berbunga lebat
mama: ayo kita bikin dza
Dzaki : ayo mah

Project ini harapan pencapaiannya
di aspek intelektual :
- Bertambah wawasan dzaki tentang makhluk hidup terutama tumbuhan
- Bertambahnya wawasan dzaki dalam pilah pilih sampah yang bisa terurai dengan yang tidak dapat terurai
- Bertambahnya wawasan dzaki tentang aktifitas kehidupan kita yang menghasilkan sampah

di aspek emosional :
- Sabar dalam pilah pilih sampah
- gigih dan berani mencoba hal yang baru dipelajari

di aspek spiritual :
- Bertambahnya rasa syukur pada ciptaan Allah
- Bertambahnya kecintaan pada lingkungan yg bersih pada diri Dzaki.
- Bijak dalam membuang sampah

Tahapan project
1. Persiapan perlengkapan
2. Proses
3. Proses
4. Proses
5. Tanam benih

Perlengkapan dan bahan
1. Ember plastik bertutup
2. Tai kambing
3. Ngumpulin sampah daun dan sisa dapur
4. Pot untuk tanam benih
5. EM-4 (tapi di skip ganti air cucian beras)
6. Skop

Siang sepulang dzaki sekolah kami membeli peralatan yang dibutuhkan, sore nanti insyaAllah klo cuaca cerah kami akan mengumpulkan tai kambing dari kambing2 yang di gembala bapak peternak (gak sabar lihat ekspresi dzaki πŸ˜‚)

sekarang πŸ‘‡baru tahap ini
pilah pilih sampah

next day kita mulai bikin kompos 😊

Planer : mamah
Eksekutor : Dzaki dan mamah
Pendanaan : Papah

Pilah Pilih sampah kami berlanjut. Setelah dua minggu kedepan, terkumpul lah sampah plastik dan kertas yg siap diberikan ke ibu pemulung yg seminggu sekali lewat πŸ‘‡ ini penampakannya after 2minggu


Alhamdulillah 😊
InsyaAllah akan berlanjut, semoga bisa menular ke tetangga2 sekitar rumah kontrakan kami.
Amin